The Best Fluffy Pancakes recipe you will fall in love with. Full of tips and tricks to help you make the best pancakes.
Saat anda baru pertama kali membeli domain di satu perusahaan dan menyewa hosting di perusahaan yang berbeda, website anda ngga bakal langsung bisa dibuka begitu saja. Kedua komponen ini harus dihubungkan terlebih dahulu. Alat penghubung utama yang bertugas mengarahkan domain anda ke hosting tersebut bernama Name Server (biasanya disingkat NS).
Dilihat
Wujud nyatanya berupa barisan teks alamat internet sederhana yang biasanya berjumlah dua atau lebih di dalam dashboard pengaturan domain anda. Contoh wujudnya seperti ini: ns1.namaprovider.com dan ns2.namaprovider.com. Anda ngga bisa mengarang tulisan ini sesuka hati; anda harus menyalin alamat Name Server ini persis sesuai dengan yang diberikan oleh pihak penyedia hosting tempat anda menyewa ruko digital.
Dipikir
Sederhananya, bayangkan domain anda (tokodaniel.com) adalah sebuah papan nama toko yang sangat indah. Sedangkan hosting anda adalah bangunan ruko fisik tempat anda menaruh semua barang jualan. Karena anda membeli papan nama dan menyewa ruko di tempat yang berbeda, pengunjung yang mencari toko anda bakal kebingungan di mana lokasi fisiknya. Nah, Name Server adalah papan plang petunjuk arah besar yang dipajang di pintu gerbang kompleks masuk ruko anda. Begitu ada pengunjung yang datang mencari nama toko anda, plang Name Server ini bakal mengarahkan mereka dengan tepat: “Oh, Toko Daniel ya? Silakan jalan lurus ke ruko Blok C Nomor 12 (Server Hosting Anda)” secara otomatis dan efisien.
Dirasa
Ada perasaan lega dan puas ketika anda berhasil memasukkan dua baris teks Name Server tersebut, lalu mendapati website anda akhirnya bisa memuat halaman dengan lancar. Rasa cemas “apakah saya harus bayar teknisi mahal hanya untuk menghubungkan domain” langsung hilang karena anda menyadari bahwa memindahkan petunjuk arah Name Server ternyata semudah menyalin dan menempel teks biasa.


