Page Views

Saat membaca laporan performa website jualan Anda di Google Analytics, Anda bakal menemukan istilah metrik dasar lalu lintas pengunjung yang sering kali bikin bingung pemula karena angkanya terlihat sangat besar sekali dibanding jumlah pengunjung aslinya. Metrik pengukur total berapa kali halaman website Anda dibuka dan dimuat di layar pembaca ini disebut Page Views (Tampilan Halaman).

Dilihat

Wujud nyatanya berupa angka jumlah total statistik di dashboard laporan analitik Anda secara visual (misalnya: `Page Views: 15.000`). Angka ini menghitung setiap aktivitas muat halaman (_load_) yang terjadi di website Anda secara mentah: jika ada satu orang pengunjung yang sama membuka halaman produk, lalu mengeklik tombol segarkan (_refresh_) browser sebanyak 5 kali, maka sistem bakal mencatat data visualnya sebanyak 5 kali page views secara akurat.

Dipikir

Sederhananya, bayangkan Page Views adalah berapa kali pintu kaca lemari etalase pajangan produk Anda dibuka dan ditutup oleh pengunjung di dalam toko. Logika kerjanya adalah mengukur intensitas ketertarikan mata pengunjung terhadap rupa-rupa halaman yang Anda sajikan. Logikanya, jika angka Page Views website Anda sangat tinggi tetapi angka penjualannya rendah, data ini memberikan logika efisiensi taktis bahwa layout website Anda sudah sangat menarik minat orang untuk menjelajah, namun kalimat penawaran (_copywriting_) jualan Anda di tombol checkout masih butuh dipoles kembali agar lebih meyakinkan secara efisien.

Dirasa

Ada perasaan puas, gembira, dan bersemangat saat melihat grafik angka Page Views website bisnis Anda terus merangkak naik setiap harinya. Anda merasa tenang karena tahu toko digital Anda ramai dikunjungi dan etalase produk Anda terus-menerus dibuka oleh para calon pembeli potensial di internet.

Baca juga

Ebook terkait

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *