CPM (Cost Per Mille)

Saat Anda merencanakan kampanye promosi besar-besaran untuk meluncurkan produk baru di Facebook atau Instagram, menghitung biaya iklan per satu klik terkadang kurang praktis jika Anda ingin menjangkau lautan massa yang sangat besar. Anda butuh metrik biaya standar industri yang dapet mengukur efisiensi harga promosi Anda per seribu kali penayangan iklan di layar audiens bernama CPM (Cost Per Mille).

Dilihat

Wujud nyatanya berupa angka nominal biaya khusus yang tercantum di kolom laporan Facebook Ads atau Google Ads Anda (misalnya: CPM: Rp 25.000). Angka ini memberikan visualisasi data yang sangat bersih tentang berapa biaya yang harus Anda bayar untuk setiap seribu kali (Mille dalam bahasa Latin berarti seribu) iklan Anda berhasil terpampang nyata di layar HP pengguna internet.

Dipikir

Sederhananya, bayangkan CPM adalah menyewa jasa pembagi brosur di pintu masuk mall, di mana Anda menyepakati ongkos bayar jasa flat setiap kali si pembagi berhasil menyodorkan brosur Anda ke hadapan seribu pasang mata orang yang lewat. Logika kerjanya adalah mengukur efisiensi paparan iklan secara massal. Logikanya, jika target pasar Anda sangat luas, mendapatkan angka CPM yang murah dapet menghemat anggaran belanja iklan Anda secara sangat drastis dan memastikan pesan promosi Anda tersebar merata dengan biaya operasional yang sangat masuk akal.

Dirasa

Ada perasaan lega, tenang, dan dapet kendali yang baik atas penyebaran informasi produk baru Anda. Anda ngga perlu lagi didera rasa tegang menebak-nebak seberapa luas jangkauan iklan Anda, karena data CPM menyajikan kalkulasi harga paparan iklan yang sangat transparan dan jujur bagi perencanaan bisnis Anda.

Baca juga

Ebook terkait

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *