Trello

Bagi banyak orang, melihat tumpukan tugas dalam rupa daftar tulisan panjang yang kaku sering kali membuat otak cepat lelah dan malas untuk mulai bekerja. Otak manusia jauh lebih mudah mencerna, mengelola, dan mengingat informasi jika disajikan dalam rupa visual gambar dan kartu-kartu yang dapet digerakkan secara bebas. Solusi papan kerja visual yang sangat asyik dan populer untuk mengelola tugas harian Anda adalah Trello.

Dilihat

Wujud nyatanya berupa papan tulis digital minimalis (Board) yang di dalamnya terdapat kolom-kolom status (Lists) yang berjejer rapi dari kiri ke kanan (biasanya diberi nama: Rencana, Sedang Dikerjakan, Selesai). Di dalam tiap kolom tersebut, terdapat kartu-kartu tugas (Cards) warna-warni yang dapet Anda klik, isi keterangannya, dan Anda seret geser (drag-and-drop) secara visual dengan sangat mudah ke kolom lainnya.

Dipikir

Sederhananya, bayangkan Trello adalah papan tulis putih besar di ruang tengah ruko Anda yang ditempeli kertas catatan warna-warni (sticky notes). Logika kerjanya adalah memvisualisasikan alur pergerakan status tugas Anda secara instan. Logikanya, daripada Anda membuang waktu bolak-balik bertanya kepada tim Anda tentang sejauh mana progres pengerjaan draf desain atau penulisan artikel, Anda cukup melirik papan Trello untuk tahu persis status kartu tugas tersebut berada di kolom mana saat itu juga secara sangat praktis dan efisien.

Dirasa

Ada kepuasan batin, rasa seru, dan kelegaan emosional yang sangat menyenangkan setiap kali Anda menyeret kartu tugas yang berat dari kolom “Sedang Dikerjakan” menuju kolom “Selesai” di ujung kanan. Proses mengelola tugas harian yang tadinya terasa sangat membebani pikiran berubah menjadi sebuah permainan mengalir yang ringan, asyik, dan teratur.

Baca juga

Ebook terkait

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *