Lazada adalah salah satu pilihan marketplace untuk memperluas kanal penjualan. Posisi yang tepat bukan otomatis “wajib”, tetapi perlu diuji berdasarkan produk dan customer Anda.
Lazada adalah…
Lazada adalah marketplace tempat seller membuka toko, mengunggah produk, menerima pesanan, menjalankan campaign, dan mengelola transaksi melalui Seller Center.
Di dalam ekosistemnya ada LazMall, area untuk brand dan merchant yang memenuhi persyaratan tertentu. Lazada juga menyediakan tool promosi dan operasional untuk seller.
Untuk apa?
Lazada bisa menjadi kanal tambahan untuk menjangkau pembeli yang sudah berbelanja di marketplace. Seller ngga perlu membangun sistem checkout dan logistik dari nol untuk mulai berjualan.
Bagi bisnis yang sudah aktif di marketplace lain, Lazada juga bisa dipakai untuk menguji apakah ada tambahan demand yang ekonomis.
Buat siapa?
Lazada cocok untuk seller yang punya produk marketplace-friendly dan sanggup mengelola stok, order, customer service, dan campaign di kanal tambahan.
Kalau tim atau operasional masih kewalahan di satu marketplace, menambah channel belum tentu membuat bisnis lebih sehat.
Perlu diperhatikan
Artikel lama memberi ranking “channel ketiga” dan klaim kategori terlalu tegas. Menurut saya itu ngga perlu dipertahankan. Posisi marketplace berubah dan hasil tiap seller berbeda.
Yang penting adalah contribution margin setelah fee dan promosi, kualitas order, return, dan effort pengelolaan. Jangan menambah marketplace hanya demi merasa hadir di mana-mana.
Menurut saya
Menurut saya, Lazada layak diuji sebagai channel tambahan, bukan dipilih atau ditolak berdasarkan popularitas semata.
Kalau ada penjualan yang sehat dan operasionalnya masuk akal, pertahankan. Kalau effort lebih besar daripada hasil, fokuskan energi ke channel yang lebih efektif.







