CPC membantu melihat berapa mahal kita membeli satu kunjungan atau klik dari iklan. Tapi CPC murah ngga otomatis berarti campaign bagus.
CPC adalah…
CPC adalah singkatan dari Cost Per Click. Menurut Google Ads, average CPC dihitung dengan membagi total biaya klik dengan total jumlah klik.
Ada juga max CPC sebagai bid maksimum pada strategi tertentu dan actual CPC sebagai jumlah akhir yang benar-benar ditagihkan untuk sebuah klik.
Untuk apa?
CPC membantu membandingkan efisiensi biaya traffic antar campaign, ad group, keyword, creative, atau periode.
Angka ini juga berguna untuk memperkirakan berapa banyak traffic yang bisa dibeli dengan budget tertentu.
Buat siapa?
CPC relevan untuk advertiser yang menjalankan iklan dengan traffic sebagai bagian penting dari funnel, baik di search, social, maupun platform lain yang melaporkan metrik klik.
Ia sangat berguna kalau dibaca bersama conversion rate, cost per conversion, revenue, dan margin.
Perlu diperhatikan
Jangan mengejar CPC serendah mungkin. Klik murah dari orang yang salah bisa jauh lebih buruk daripada klik mahal dari orang yang benar-benar punya intent.
Artikel lama juga terlalu menyederhanakan “break-even CPC”. Secara konsep memang bisa dihitung, tetapi inputnya harus realistis: conversion rate, nilai conversion, margin, repeat purchase, dan biaya lain.
Menurut saya
Menurut saya, CPC adalah metrik diagnostik, bukan tujuan bisnis. Saya ingin tahu biayanya, tapi saya lebih peduli apa yang terjadi setelah klik.
Kalau CPC naik tetapi conversion dan profit membaik, saya ngga otomatis menganggap campaign memburuk.







