Google Docs

Zaman dulu, menulis draf artikel bersama tim atau mengedit dokumen laporan kerja harus dilakukan dengan cara mengirimkan file dokumen Word bolak-balik lewat email atau chat. Hasilnya? Nama file di komputer anda berakhir berantakan seperti draf-revisi-final-v2-beneran.docx. Biar proses menulis dokumen berjalan mulus di awan tanpa penumpukan file sampah, anda butuh Google Docs.

Dilihat (Kesan & Wujud Nyata)

Wujud nyatanya berupa lembar ketik bersih di browser internet anda yang fiturnya sangat akrab mirip Microsoft Word, tapi memiliki tombol “Bagikan” berwarna biru di pojok kanan atas. Anda dapet melihat kursor warna-warni milik orang lain mengetik dan memberikan komentar secara langsung di baris teks yang sama secara visual.

Dipikir (Logika Kerja & Efisiensi)

Secara logika, Google Docs memindahkan seluruh aktivitas penulisan dokumen ke awan internet (cloud document). Logikanya, dokumen anda otomatis tersimpan di server setiap kali ada satu huruf yang anda ketikkan di keyboard. Anda ngga perlu lagi cemas laptop mati lampu atau lupa menekan tombol save. File versi terbaru selalu sama di semua gawai anda dan tim secara sangat efisien.

Dirasa (Dampak Emosional)

Ada rasa tenang, aman, dan bebas stres dari drama file hilang atau terhapus karena komputer mendadak eror. Proses revisi draf tulisan berjalan sangat santai karena anda dapet melacak riwayat perubahan tulisan dari awal dengan sangat mudah tanpa kepanikan.

Baca juga

Ebook terkait

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *