Heatmap

Saat membaca laporan data statistik website yang dipenuhi barisan angka persentase, pikiran kita sering kali cepat jenuh dan pusing karena sulit menerjemahkan arti dari angka-angka tersebut secara praktis. Otak manusia jauh lebih mudah mencerna informasi dalam bentuk visual warna. Biar anda dapet melihat area mana saja di website anda yang paling disukai pengunjung dalam sekali lirik, anda butuh Heatmap.

Dilihat (Kesan & Wujud Nyata)

Wujud nyatanya berupa visualisasi peta warna-warni yang ditimpa langsung di atas halaman website anda. Area yang sangat sering diklik atau dilihat oleh pengunjung bakal berwarna merah membara (hot spot), sedangkan area yang jarang disentuh atau diabaikan pengunjung akan berwarna biru teduh (cold spot). Tampilan grafis visual ini sangat instan memberi tahu anda di mana titik perhatian utama mata pengunjung berada.

Dipikir (Logika Kerja & Efisiensi)

Sederhananya, bayangkan Heatmap adalah peta jejak langkah kaki di lantai toko fisik anda. Logika kerjanya adalah merekam setiap koordinat klik dan kedalaman scroll pengunjung, lalu mengubahnya menjadi intensitas warna. Logikanya, jika anda memajang tombol penawaran penting di area yang berwarna biru (dingin), artinya ngga akan ada orang yang melihat atau mengekliknya. Dengan memindahkan tombol tersebut ke area yang berwarna merah (panas), anda dapet melipatgandakan peluang terjadinya penjualan secara sangat efisien tanpa perlu merombak seluruh desain web anda.

Dirasa (Dampak Emosional)

Ada perasaan lega dan tenang saat anda melihat peta warna website anda bekerja secara optimal di area-area penting. Anda ngga perlu didera rasa cemas atau stres berdebat kusir soal keindahan desain website dengan tim kerja, karena keputusan penataan layout anda sekarang dituntun oleh data suhu visual yang jujur dan objektif.

Baca juga

Ebook terkait

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *