WordPress

a laptop computer sitting on top of a table

WordPress adalah platform untuk bikin dan mengelola website. Anda bisa mengatur halaman, artikel, gambar, formulir, toko online, sampai fungsi lain tanpa bikin semuanya dari nol.

Di artikel ini saya bahas WordPress open-source yang dipasang di hosting sendiri. Ini beda dengan WordPress.com, layanan hosted yang juga pakai WordPress.

WordPress adalah…

Saya pakai WordPress sejak 2008. Pertamanya dulu malah masih HTML. Website saya sebelumnya dibuat dengan Joomla. Waktu itu WordPress belum sekuat sekarang. Lama-lama saya pindah ke WordPress. Sampai sekarang WordPress masih jadi platform utama yang saya pakai.

Salah satu kekuatannya adalah fleksibel. Mesin dasarnya sama, tapi hasil akhirnya bisa beda-beda. Bisa jadi blog, website bisnis, portal berita, toko online, membership, landing page, atau gabungan beberapa fungsi.

Per 25 Agustus 2026, W3Techs mencatat WordPress dipakai sekitar 40,7% dari seluruh website. Untuk website yang CMS-nya diketahui, market share-nya sekitar 58,9%. Angka ini bisa berubah. Tapi cukup buat menunjukkan besarnya ekosistem WordPress.

Untuk apa?

WordPress cocok kalau Anda mau punya website yang bisa berkembang. Mulai sederhana dulu juga bisa. Nanti fungsi baru tinggal ditambah saat memang dibutuhkan.

Theme mengatur banyak bagian tampilan. Plugin menambah fungsi. Gutenberg atau Block Editor membantu bikin dan mengatur konten. Karena semuanya bisa dipilih sesuai kebutuhan, Anda ngga harus pasang banyak hal sejak awal.

Buat siapa?

Menurut saya, WordPress cocok buat orang atau bisnis yang mau punya website sendiri dan kontrol yang lebih besar. Tapi Anda juga perlu siap merawatnya secara berkala.

Kalau cuma butuh satu halaman sederhana untuk dipakai sebentar, platform lain bisa lebih praktis. Kalau ngga mau ngurus hosting, update, backup, atau hal teknis lain, layanan website hosted juga bisa lebih nyaman.

Jadi WordPress ngga cocok buat semua orang. Nilainya paling terasa kalau website dianggap sebagai aset yang mau dipakai dalam jangka panjang.

Perlu diperhatikan

Kontrol yang lebih besar berarti tanggung jawabnya juga lebih besar. WordPress core, theme, dan plugin perlu diupdate. Backup juga perlu disiapkan.

Plugin jangan dipasang cuma karena kelihatannya menarik. Theme juga jangan dipilih cuma karena tampilannya bagus. Mulai dari tujuan website Anda.

Kalau kebutuhan Anda lebih cocok diselesaikan dengan platform lain, pakai platform lain.

Menurut saya

Kalau harus pilih satu platform untuk kebanyakan website bisnis jangka panjang, saya masih pilih WordPress. Bukan karena selalu paling mudah atau paling modern. Saya pilih karena kontrol, fleksibilitas, dan ekosistemnya masih sulit saya abaikan.

Saya juga lebih nyaman kalau kontrol utama website ada di tangan sendiri. Saya ngga mau terlalu bergantung pada satu platform yang bisa mengubah aturan main kapan aja.

Baca juga

Kalau ingin memahami alasannya lebih jauh

Saya bahas alasan pilih WordPress, termasuk kapan pilihan ini masuk akal dan kapan ngga, di ebook Mengapa Harus WordPress.

Kalau ada bagian yang ingin Anda bandingkan dengan platform lain, tulis aja di kolom komentar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top